Festival Museum Nusantar merupakan kontes seo yang dimulai pada tanggal 21 Desember 2009, dan berakhir pada tanggal 31 maret 2010 jam 11:00 WIB. Indonesian Contest sich termasuk telat mengikuti kontes tersebut, karena baru dapat informasi dari dari beberapa temen kerja bahwa website kemuseumyuk dot com sedang mengadakan kontes seo untuk mengajak kita semua khususnya waraga negara indonesia untuk kenali bangsa dengan mengunjungi museum-musem yang ada di Taman Mini Indonesia Indah.
Apakah Indonesian Contest pernah berkunjung ke salah satu museum yang ada di Taman Mini Indonesia Indah? Sudah Hehehehe…. Terus tersang Indonesian Contest belum pernah berkunjung ke salah satu museum yang ada di Taman Mini Indonesia Indah, karena keterbatasan waktu dan jarak yang terlalu jauh dengan Taman Mini Indonesia Indah. Sebetulnya sich saya pengin ke museum yang ada di Taman Mini, tapi waktunya itu lohh… Tiap hari saya pulang malaem karena harus bekerja di salah satu perusahaan swasta. Kalau pas hari minggu paling waktunya saya habiskan sama keluaraga, karena di hari liburlah waktu saya untuk berkumpul dengan keluaraga.
Taman Mini indonesia Indah sangatlah jauh dari rumah saya, kalau tidak salah Taman Mini Indonesia Indah itu berada di Jakarta Timur, sedangkan rumah saya berada di Jawa Tengah, saya perlu waktu sekitar 10 samapi 12 jam kalau saya pengin berkunjung ke Taman Mini, sedangkan dihari biasa saya bekerja, jadi kemungkinan kecil untuk saya dapat berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah, maklumlah Wong Ndeso…Yang sangat jauh rumahnya dengan Ibu Kota Jakarta, hehehehe….
Tapi saya yakin suatu saat saya bisa berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah, paling satu-satunya cara agar saya bisa berkunjung ke Taman Mini ya…Harus mengambil cuti kerja, itu pun kalau perusahaan saya mengijinkan. Tujuan diadakannya kontes seo Festival Museum Nusantara adalah untuk memicu pembicaraan mengenai museum-museum yang ada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah. Dengan demikian keberadaan museum-museum tersebut akan kembali menjadi perhatian masyarakat Indonesia.
Ada berapa Museum yang ada di Taman Mini Indonesia Indah? Taman Mini Indonesia Indah memiliki tujuh belas museum yang berdiri kokoh di dalamnya. Seharusnya hal tersebut menurut saya bisa menjadi tujuan wisata bagi keluaraga. Tapi menurut informasi yang saya dapatkan, Museum yang ada di Taman Mini Indonesia Indah semakin hari semakin di tinggalkan oleh masyarakat, padahal kan lokasi tersebut sangat membantu kita khususnya dalam dal pendidikan budaya bangsa Indonesia ini tentunya.
Dan tingkat kunjungan ke Museum Nusantara semakin hari semakin tambah sedikit saja, jangankan untuk berkunjung ke Museumnya, ke Taman Mini Indonesia Indahnya saja sudah pada enggan kelihatannya. Mengapa demikian? Bebagai alasan dilontarkan mulai dari lokasi, suasana yang serius, bahkan ada yang bilang bahwa Taman Mini Indonesia Indah berkesan sangat Jadul, wah… Gak bener itu, justru menurut saya dengan adanya Taman Mini, kita bisa jadi lebih tahu tentang suku, budaya, adatistiadat dari seluruh kota yang ada di Indonesia ini, bukankah hal tersebut justru luar biasa manfaatnya, menurut saya sich…
Jika hal tersebut terus di biarkan, kami khawatir aset bangsa yang sangat berharga ini akhirnya akan punah digerus oleh jaman. Dipicu oleh kepedulian akan keberadaan museum-museum di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, kami ingin mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengkampanyekan Festival Museum Nusantara Taman Mini Indonesia Indah 2010 melalui kontes seo, jika kalian memang blogger yang inggat terhadap perjuangan para pahlawan yang telah guugur dalam memperebutkan bangsa Indonesia ini menuju kemerdekaan, ikutlah kontes seo Festival Museum Nusantara, mari kita bersing secara sehat, setuju…???
Bagaimana Ketentuan Kontes kontes Festival Museum Nusantara? Yang pertama, konten harus memiliki makna sesuai tema, dan bukan hanya modifikasi keyword yang semata-mata untuk optimasi SEO saja, untuk temanya dari kontes Festival Museum Nusantara yaitu ” kenali bangsa dengan mengunjungi museum-museum di Taman Mini Indonesia Indah, tulisan artikel tentang apa saja yang berkaitan dengan tema tersebut dan tulisan bisa berupa cerita, berita, kisah, pengalaman pribadi maupun ulasan yang lebih serius. Bahkan tulisan bisa didapatkan melalui google.co.id ataupun di situs kemuseumyuk.com.
Konten harus berisi minimal 200 kata, konten harus menyinggung tentang salah satu museum yang ada di Taman Mini Indonesia Indah dan profil museum bisa di cari di website kemuseumyuk dot com. Dan konten harus mencantumkan link ke salah satu postingan di website kemuseumyuk dot com, misalnya saja Indonesian Contest mencantumkan link keartikel http://kemuseumyuk.com/museum-indonesia dan kalian bebas memilih mencantumkan link ke postingan mana saja, yang penting mengarah ke salah satu postingan yang ada di website kemuseumyuk dot com.
Dalam mengikuti kontes Festival Museum Nusantara, Indonesian Contest mengambil topik pembicaraan tentang Museum Indonesia. Untuk lebih tahu dan lebih memahami tentang Museum Indonesia, berikut kutipan yang saya ambil dari websitenya kemuseumyuk dot com. Gedung Museum Indonesia berarsitektur Bali tiga lantai di kembangkan dari filosifi tri hita karna, yang menjelaskan adanya tiga sumber kebahagiaan manusia, yakni hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan alam.
Museum Indonesia menjalankan fungsinya melalui pameran tetap dengan tiga tema. Lantai 1 bertema Bhineka Tunggal Ika, menampilkan pakaian adat dan pakaian pengantin secara lengkap yang meliputi 27 provinsi, sesuai dengan jumlah provinsi di Indonesia pada saat peresmiannya. Koleksi pakaian pengantin dan pakaian adatnya paling lengkap dan tidak dijumpai di museum lain di Indonesia, bahkan di Dunia. Pameran keanekaragaman pakaian adat dan pakaian pengantin sekaligus merupakan cermin kemajuan budaya masyarakat Indonesia, baik dilihat dari sisi agama, pakaian, kesenian, maupun adatistiadatnya.
Pameran di lantai 11 bertema Manusia dan Lingkungan, menampilkan benda-benda budaya di lingkungan sekitar yang diwujudkan dalam bentuk rumah tradisional berupa rumah tinggal, rumah ibadat, dan lumbung padi. Bangunan-bangunan tersebut menyesuaikan dengan lingkungan, misalnya rumah didataran rendah, di atas pohon dan diatas sungai. Selain itu juga ditampilkan ruang/bagian rumah, antara lain kamar pengantin palembang, ruang dalam Jawa Tengah, dan ruang dapur Batak. Benda budaya dan peralatan mata pencaharian yang dipamerkan meliputi alat perikanan, alat berburu dan meramu, alat pertanian, serta upacara daur hidup (life cycle rites) yang ditampilkan dalam bentuk diorama, meliputi upacara tujuh bulan (mitoni), upacara turun tanah, upacara khitanan, upacara potong gigi (mapedes), upacara penobatan Datuk, dan pelaminan Sumatera Barat yang mewakili upacara pernikahan.
Pameran di lantai 111 bertema seni dan kriya, menampilkan hasil seni garapan dan seni ciptaan baru, antara lain aneka kain yang meliputi songket, tenun, dan batik, berbagai benda kerajinan, dari bahan logam perak, kuningan, dan tembaga, seni ukir dari bahan kayu gaya Jepara, Bali Toraja, dan Asmat. Pohon hayat yang diilhami gunungan dalam pertunjukan wayang sebagai pembuka, pergantian dan penutup suatu adegan dalam pertunjukan wayang, berdiri megah setinggi delapan meter dan lebar empat meter, lambang alam semesta yang mengandung unsur udara, air, angin, tanah, dan api. Penempatan pohon hayat dilantai 111 sekaligus menutup rangkaian cerita atas seluruh tema pameran secara keseluruhan.
Selain pameran tetap, secara berkala Museum Indonesia juga menyelenggarakan pameran dengan tema khusus, antara lain pameran topeng, kain, senjata, dan lukisan yang didukung oleh peragaan yang berkait dengan tema, misalnya peragaan membatik dan menatah wayang.
Pengunjung bukan hanya wisatawan nusantara, terutama para pelajar dan mahasiswa yang diberi tugas berkaitan dengan mata pelajaran atau mata kuliahnya, melainkan juga wisatawan mancanegara, bahkan oleh TMII Museum Indonesia secara khusus dijadikan tujuan kunjungan tamu negara.
Museum juga dilengkapi fasilitas Balai Panjang, Balai Bundar, dan bangunan Soko Tujuh yang dapat disewa oleh masyarakat umum untuk keperluan pesta pernikahan, seminar atau pun pertemuan. Bukannya hal tersebut lebih menarik bukan…? Mari kita bertamasya sambil kenali bangsa dengan mengunjungi museum-museum yang ada di Taman Mini Indonesia Indah. Selain dapat menyegarkan pikiran karena bertamasya, dan juga menambah wawasan pengetahuan kita tentang budaya, seni, adatistiadat, dan lain-lainnya, bukankah hal tersebut menjadi sangat bermanfaat bagi kita, menurut saya. Bagi para peserta kontes seo Festival Museum Nusantara, saya ucapkan selamat berjuang, semoga kalian sukses dalam mengikuti kontes tersebut, amin….




January 23rd, 2010 at 3:28 pm
[...] Festival Museum Nusantara [...]
January 25th, 2010 at 7:34 am
Makasih atas Back Linknya bos…
January 29th, 2010 at 12:04 am
[...] tujuan lain menulis tentang SBY Gagal Memimpin Negara adalah untuk melancarkan tembakan keyword ke Festival Museum Nusantara yang sedang saya ikuti. Pada waktu Indonesian Contest melewati jalan yang sedang di adakan demo [...]
February 2nd, 2010 at 7:53 pm
[...] khususnya, maka untuk memicu pembicaraan tentang museum diadakanlah sebuah kontes seo yaitu Festival Museum Nusantara, semoga dengan diadakan kontes seo tersebut, kita sebagai pengguna internet khususnya bisa teringat [...]